Langkah-langkah Implementasi Manajemen Fatigue di Operasi Tambang

oleh | 2 Sep 2025 | Keamanan

Salah satu ancaman serius di tambang adalah kecelakaan, karena insiden ini bukan hanya merugikan perusahaan secara finansial, tetapi juga bahkan mengancam nyawa pekerja dan merusak reputasi perusahaan. 

Kelelahan atau fatigue adalah permasalahan utama yang terkadang dianggap sepele dan justru bisa mengakibatkan kecelakaan fatal. Saat operator kelelahan, maka fokus operator saat mengemudikan alat berat tambang atau dump truck menjadi turun dan mengakibatkan microsleep.  

Untuk mengatasinya, Anda perlu mengimplementasikan manajemen fatigue di operasi tambang agar insiden kecelakaan tidak terjadi. Berikut beberapa yang bisa Anda terapkan langsung dan berpengaruh besar terhadap keselamatan kerja di lapangan:

Analisis Penyebab Fatigue di Operasi Tambang 

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan cara menganalisis hal-hal yang bisa memicu kelelahan operator di lapangan. Hal ini bisa mencakup shift kerja yang kurang tepat, durasi jam kerja yang panjang, atau beban kerja fisik yang berat. Menganalisis penyebab-penyebab ini membantu Anda dalam mengambil keputusan yang lebih tepat agar kelelahan tersebut dapat diminimalisir.  

Edukasi kepada Operator 

Hal yang kedua adalah memberikan edukasi dan pelatihan bagi operator Anda. Edukasi ini berupa pemberian penjelasan mengenai bahaya yang ditimbulkan jika kelelahan terjadi. Misalnya, gangguan konsentrasi yang memperlambat reaksi dan meningkatkan risiko kecelakaan, pentingnya untuk beristirahat yang cukup dan menghindari makanan yang bisa memicu rasa kantuk, serta menyadari lebih awal jika merasa lelah dan mengantuk.  

Pengelolaan Jam Kerja atau Shift yang Bijak 

Manajemen jam kerja atau shift yang bijak menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kelelahan yang bisa memicu kecelakaan. Dalam hal ini, Anda bisa memastikan bahwa setiap operator sudah memiliki jeda istirahat yang cukup dan jangan memberikan shift malam kepada operator yang sama. 

Pemanfaatan Driver Monitoring System 

Saat ini sudah banyak perusahaan tambang yang mengadopsi Driver Monitoring System (DMS). Sistem ini berbasis dashcam multi-kamera yang digunakan pada alat berat tambang maupun dump truck yang terhubung dengan software atau platform. Dengan mengadopsi ini, Anda bisa memantau unit dan operator yang ada di lapangan. Sistem juga langsung memberikan notifikasi kepada Anda dan peringatan kepada operator jika mereka terdeteksi kelelahan atau mengantuk. Dengan sistem peringatan ini, Anda bisa segera mengambil tindakan agar risiko lebih lanjut bisa dicegah.

McEasy menawarkan TrackVision dan MDVR yang tidak hanya dilengkapi dengan DMS, tetapi juga ADAS hingga Blind Spot Monitoring. DMS dapat mendeteksi dan memberi peringatan begitu operator kelelahan, mengantuk, menelpon sambil mengemudi, tidak menjaga jarak aman. ADAS mendeteksi dan memberi peringatan jika unit keluar jalur mendadak, tidak menjaga jarak aman, atau risiko benturan dengan kendaraan depan.  

Selain itu, terdapat juga fitur yang mendukung keselamatan seperti pemantauan real-time berbasis video, monitor seluruh kondisi unit dalam satu tampilan Control tower, komunikasi dengan operator via Control Tower, hingga Safety Dashboard yang menampilkan kinerja operator keseluruhan untuk evaluasi keselamatan kerja.  

Evaluasi Berkelanjutan 

Setelah semua tahap sudah diterapkan, Anda perlu meninjau dan mengevaluasi berkala. TrackVision atau MDVR dari McEasy dapat membantu Anda, karena sistem ini dapat merekam dan mencatat secara otomatis tentang kinerja operator keseluruhan yang tersedia di fitur Safety Dashboard. Informasi ini mencakup riwayat pelanggaran SOP yang tidak hanya kelelahan, tetapi juga perilaku mengemudi yang tidak aman yang berpengaruh terhadap keselamatan, seperti overspeed, keluar jalur, atau tidak menjaga jarak aman. Dengan data ini, Anda bisa mendapatkan data akurat dan mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan keselamatan kerja di lapangan. 

Itulah langkah-langkah yang dapat Anda terapkan untuk mengelola fatigue di operasi tambang. Dengan mengidentifikasi penyebab fatigue, edukasi kepada operator, pengelolaan jam kerja yang efektif, penggunaan TrackVision atau MDVR dari McEasy, dan evaluasi berkelanjutan, semua ini adalah langkah terbaik untuk mewujudkan operasional kerja yang lebih aman.  

PT Tata Bara Utama adalah salah satu perusahaan kontraktor tambang yang menggunakan TrackVision McEasy dan berhasil mengurangi kelelahan operator hingga 90%. Mau tahu lebih lanjut tentang bagaimana TrackVision membantu operasional PT Tata Bara? Kunjungi https://www.mceasy.com/studi-kasus/tata-bara-utama 

Ingin operasional Anda lebih aman seperti PT Tata Bara Utama? Ajukan demonya TrackVision McEasy bersama tim kami sekarang. 

Konsultasi Solusi McEasy untuk Armada Anda

Dapatkan saran langsung seputar solusi Fleet Management, Video Monitoring, Fuel Management dari tim McEasy.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba solusi Fleet Management McEasy?

Tulisan Terkait