Kemenhub Prediksi Pergerakan Pemudik Lebaran 2026 Capai 143 Juta Orang

oleh | 12 Mar 2026 | News

Jakarta– Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis hasil survei nasional dari Badan Kebijakan Transportasi (BKT) terkait prediksi pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hasil survei tersebut menunjukkan lonjakan mobilitas yang signifikan, di mana total pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60% dari total penduduk Indonesia.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa data ini menjadi landasan pemerintah dalam menyiapkan sarana dan prasarana transportasi secara komprehensif.

Dominasi Jawa Barat dan Jawa Tengah

Berdasarkan data Kemenhub, ProvinsiJawa Baratdiprediksi menjadi daerah asal pemudik terbesar dengan jumlah 30,97 juta orang. Posisi berikutnya diikuti oleh DKI Jakarta dengan 19,93 juta orang dan Jawa Timur sebanyak 17,12 juta orang.

Sementara itu, untuk daerah tujuan mudik,Jawa Tengahmenempati posisi puncak dengan perkiraan kedatangan 38,71 juta orang. Jawa Timur berada di posisi kedua sebagai destinasi favorit dengan 27,29 juta orang, disusul oleh Jawa Barat dengan 25,09 juta orang.

Moda Transportasi dan Simpul Terpadat

Mobil pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam mudik tahun ini, dengan estimasi pengguna mencapai 76,24 juta orang. Sepeda motor berada di posisi kedua (24,08 juta), disusul oleh moda bus (23,34 juta).

Kemenhub juga mengidentifikasi sejumlah titik simpul transportasi yang akan mengalami kepadatan tertinggi:

  • Stasiun: Pasar Senen (Asal) dan Yogyakarta Tugu (Tujuan).
  • Bandara: Soekarno-Hatta (Asal & Tujuan).
  • Terminal: Pulo Gebang (Asal) dan Tirtonadi (Tujuan).
  • Pelabuhan: Tanjung Priok (Asal) dan Tanjung Perak (Tujuan).
  • Penyeberangan: Lintas Merak – Bakauheni diprediksi melayani 6,06 juta orang.

Kesiapan Armada dan Program Diskon Tarif

Menhub Dudy memaparkan kesiapan armada transportasi nasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang:

Pemerintah juga memberikan berbagai diskon tarif untuk meringankan beban masyarakat, di antaranya:

  • Kereta Api & Angkutan Laut: Diskon sebesar 30%.
  • Angkutan Udara: Diskon 17-18% untuk rute domestik.
  • Penyeberangan: Diskon jasa kepelabuhanan hingga 100% pada periode tertentu.

Fasilitas Mudik Gratis dan Regulasi Lalu Lintas

Untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi dan meningkatkan keselamatan, Kemenhub kembali menyelenggarakan programMudik Gratisdi berbagai moda. Program ini mencakup pengangkutan penumpang dan sepeda motor melalui jalur darat, kereta api (Lintas Utara, Tengah, dan Selatan), serta kuota 50.000 penumpang untuk moda laut.

Terkait pengaturan lalu lintas, Kemenhub bersama Polri dan Kementerian PU telah menyepakati pembatasan operasional truk sumbu 3 atau lebih. “Kami mengimbau agar kendaraan angkutan barang tidak menggunakan kendaraan lebih muatan (over loading) dan lebih dimensi (over dimension) demi menjaga keselamatan bersama,” pungkas Menhub.

Amankan Mudik Anda dengan McEasy

Dengan lonjakan pemudik hingga143 juta orang, risiko kepadatan lalu lintas dan insiden di jalan akan meningkat tajam. Pastikan armada logistik atau kendaraan pribadi Anda tetap terpantau secara presisi.

  • GPS Tracker McEasy: Pantau lokasi secara real-time untuk memastikan kendaraan tidak menyimpang dari rute aman.
  • Dashcam Cerdas: Lindungi diri Anda dengan rekaman bukti perjalanan berkualitas tinggi di tengah padatnya arus mudik.

Jadikan mudik 2026 lebih terukur dan aman.

Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, 25 Februari 2026 .

Konsultasi Solusi McEasy untuk Armada Anda

Dapatkan saran langsung seputar solusi Fleet Management, Video Monitoring, Fuel Management dari tim McEasy.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba solusi Fleet Management McEasy?

Tulisan Terkait