McEasy Raih Pendanaan Seri B US$9 Juta untuk Percepat Inovasi AI dan Ekspansi di Asia Tenggara

oleh | 6 Agu 2026 | Release

McEasy resmi mengumumkan pendanaan Seri B senilai US$9 juta (± Rp161 miliar) yang terdiri dari pendanaan ekuitas dan venture debt. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Integra Partners, perusahaan modal ventura yang berbasis di Singapura, dengan fasilitas growth debt dari InnoVen Capital, untuk mendukung pengembangan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) serta ekspansi bisnis ke berbagai negara di Asia Tenggara.

Pendanaan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan McEasy setelah hampir satu dekade membantu ribuan perusahaan mengelola armada secara lebih aman, efisien, dan berbasis data.

Sebelumnya, McEasy telah mendapatkan pendanaan Seed dan Seri A yang dipimpin oleh East Ventures dan Granite Asia.

Dari GPS Tracking Menjadi Transportation Intelligence

Selama bertahun-tahun, digitalisasi armada identik dengan pelacakan lokasi kendaraan. Namun, kebutuhan industri, terutama di sektor logistik dan transportasi terus berkembang. Perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar mengetahui posisi armada, mereka membutuhkan informasi yang dapat membantu mengambil keputusan lebih cepat dan lebih tepat. Inilah arah yang sedang dibangun McEasy.

Saat ini McEasy Platform mencatat sekitar 350 juta kilometer perjalanan kendaraan komersial setiap bulan dari lebih dari 2.000 operator di Indonesia. Data tersebut berasal dari berbagai perangkat seperti GPS Tracking, AI Dashcam TrackVision dan MDVR, sensor suhu, sensor bahan bakar, hingga sensor pintu dari McEasy.

Berbagai sumber data tersebut kemudian diolah menjadi insight yang membantu perusahaan memahami kondisi operasional secara menyeluruh. Pengembangan produk McEasy berfokus pada keselamatan pengemudi, efisiensi dan analitik penggunaan bahan bakar, dan produktivitas armada.

Pendanaan untuk Mempercepat Inovasi AI

Pendanaan Seri B akan digunakan untuk mempercepat pengembangan teknologi machine learning dan Artificial Intelligence (AI) di seluruh ekosistem produk McEasy.

Ke depan, McEasy akan membangun model AI yang tidak hanya membantu perusahaan memahami apa yang telah terjadi, tetapi juga memberikan insight mengenai apa yang kemungkinan akan terjadi selanjutnya.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Raymond Sutjiono, CEO & Co-Founder McEasy.

“Pendanaan ini memungkinkan kami beralih dari sekadar merekam menjadi mampu memprediksi, mengubah sembilan tahun data kendaraan menjadi model AI yang membantu operator armada mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya, bukan hanya apa yang sudah terjadi,” ujar Raymond Sutjiono, Co-Founder & CEO McEasy.

“Kami ingin menjadi platform yang menjadi tolok ukur bagi industri armada di Asia Tenggara,” tambahnya.

Tumbuh Bersama Pelanggan

Sejak didirikan pada tahun 2017, McEasy terus berkembang hingga sekarang bersama pelanggan dari berbagai industri, mulai dari logistik, rantai pendingin, distribusi, transportasi penumpang, tambang, hingga sektor lainnya.

Saat ini McEasy melayani lebih dari 2.000 perusahaan atau operator armada dengan pertumbuhan Annual Recurring Revenue (ARR) yang hampir mencapai 100% pada 2025, serta telah mencapai EBITDA positif dengan double-digit margin.

Antara awal 2022 hingga pertengahan 2025, sekitar 83% pertumbuhan pendapatan berulang baru (net new recurring revenue) berasal dari pelanggan yang memperluas penggunaan platform McEasy dalam operasional mereka.

Berbagai pelanggan juga terus memperluas penggunaan McEasy. Mulai dari perusahaan penyedia jasa transportasi berkeamanan tinggi yang merekomendasikan platform ini kepada kliennya, hingga perusahaan transportasi yang tercatat berhasil mengurangi risiko dan angka kecelakaan setelah mengimplementasikan solusi McEasy.

Mengapa Asia Tenggara?

Indonesia menjadi tempat McEasy membangun teknologi yang mampu mengatasi tantangan operasional yang kompleks, mulai dari wilayah geografis yang luas, konektivitas yang beragam, hingga kebutuhan efisiensi biaya yang tinggi.

Tantangan tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia. Di berbagai negara Asia tenggara, masih banyak operasional armada yang masih dijalankan secara manual. Pengalaman inilah yang menjadi fondasi kuat bagi McEasy untuk memperluas kehadirannya ke negara-negara Asia Tenggara.

Dukungan dari Integra Partners dan InnoVen Capital

Pendanaan Seri B ini terdiri dari dua instrumen yang saling melengkapi. Pendanaan ekuitas dari Integra Partners akan digunakan untuk mendukung pengembangan AI serta ekspansi ke pasar baru di Asia Tenggara. Sementara fasilitas venture debt dari InnoVen Capital akan mendukung kebutuhan modal kerja dalam memenuhi kontrak-kontrak yang telah didapatkan McEasy.

Jennifer Ho, Partner di Integra Partners, menilai strategi land-and-expand McEasy telah menghasilkan pertumbuhan yang konsisten. Menurutnya, kemampuan McEasy mencapai EBITDA positif, mempertahankan efisiensi modal, serta tingginya kepercayaan pelanggan menjadi faktor utama yang memperkuat keyakinan Integra Partners untuk berinvestasi.

Apa Artinya bagi Pelanggan McEasy?

Bagi pelanggan, pendanaan ini berarti McEasy akan terus menghadirkan solusi yang semakin cerdas dan terintegrasi.

Ke depan, pelanggan dapat mengharapkan inovasi yang semakin berfokus pada:

  • AI untuk meningkatkan keselamatan pengemudi
  • Analitik operasional yang lebih prediktif
  • Efisiensi biaya operasional armada
  • Pengembangan platform yang lebih terintegrasi
  • Ekspansi layanan ke pasar Asia Tenggara

Dengan langkah ini, McEasy memperkuat komitmennya untuk membantu perusahaan mengubah data operasional menjadi keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berdampak bagi bisnis.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi McEasy, silakan kunjungi https://www.mceasy.com/

Konsultasi Solusi McEasy untuk Armada Anda

Dapatkan saran langsung seputar solusi Fleet Management, Video Monitoring, Fuel Management dari tim McEasy.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba solusi Fleet Management McEasy?

Tulisan Terkait